Begini Kronologi Habib Bahar Masuk Bui Karena Perlakuan Tak Terpuji Pada Dua ABG

Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga bertindak sewenang-wenang pada dua anak baru gede (ABG). Bahkan, aksinya disaksikan oleh orang tua korban.

Sponsored Ad

Dua ABG yang menjadi korban merupakan warga Bogor dengan inisial MKU (17) dan CAJ (18). Tindakan itu karena Habib Bahar tidak terima ada dua ABG yang mengaku sebagai dirinya.

Kepala Polda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, CAJ adalah korban yang mengaku sebagai Bahar, karena memiliki rambut panjang pirang. Sementara MKU adalah temannya yang mendukung peran CAJ.

CAJ mengaku sebagai Bahar bin Smith kepada panitia sebuah acara yang diselenggarakan di Seminyak Bali akhir November 2018. Usai acara, mereka kembali ke rumahnya di Bogor.

Sponsored Ad

Apa yang dilakukan oleh mereka di Bali ternyata diketahui Habib Bahar yang merasa risih. Kemudian Habib Bahar memerintahkan orang suruhan untuk menjemput paksa kedua remaja tersbut.

Sponsored Ad

"Pada tanggal 1 Desember 2018, BS (Bahar Smith) langsung memerintahkan anak buahnya untuk mencari CAJ dan MKU," ujar Agung.

Orang tua CAJ yang menghalangi penjemputan bahkan dipaksa ikut menemui Habib Bahar di pesantren miliknya, yakni Pondok Pesantren Tajul Alawiyin. MKU pun datang menyusul setelah dijemput dengan cara yang serupa.

Sponsored Ad

Disanalah korban menerima perlakuan tak terpuji oleh Bahar dan lima orang suruhannya. Akibatnya, dua remaja itu mengalami luka di bagian wajah. Tak sampai disitu, korban pun digunduli oleh para tersangka dan disuruh untuk berkelahi.

"Sampai di sana diberi tindakan tak terpuji. Setelah itu kemudian korban disuruh bekelahi. Kemudian hal yang sama dilakukan kembali sampai malam. Mereka (korban) dijemput siang, lalu dipulangkan malam," kata Agung.

Sponsored Ad

"Bahkan aksi penganiayaan itu disaksikan langsung oleh orang tuanya," kata Agung.

Atas perbuatannya Habib Bahar dan lima orang suruhannya disangkakan 4 pasal sekaligus. Yakni Pasal 170, 351, 333 KUHP dan Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak.

"Saat ini Bahar sudah ditahan di Polda Jabar dan 5 lainnya ditahan di Polres Bogor," pungkasnya. 

Sumber : Merdeka

VIDEO REKOMENDASI :

Kamu Mungkin Suka